Mittwoch, 5. April 2017

Selamat Datang Musim Semi 2017, My personal hiking season has begun ­čśŹ

 Yeeaaahh, yes..yess.. Yang dirindukan akhirnya tiba juga, musim favorit saya, musim semi ­čśü !!!




Tahun ini saya berniat untuk lebih intensiv dan teratur melakukan kegiatan outdoor yg satu ini: HIKING, karena tahun lalu off sama sekali dikarenakan kesehatan saya.
Alhamdulillah minggu lalu saya sudah melalukan "opening" untuk hiking Season tahun ini dengan berjalan kaki mengelilingi danau Wallersee, sepanjang 17-18 km (sampe kaki lecet) dan hari berikutnya lanjut hiking ke Fageralm, menanjak ketinggian sekitar hampir 500m. Untuk kondisi saya ini adalah awal yg bagus memulai hiking season dengan yang relatif light dan easy. Kebetulan pula temperatur lumayan hangat bahkan sampe 20 derajat Celsius, dan jacket hampir ngga dipake sama sekali.


bunga Leberbl├╝mchen in Close-up yg banyak ditemukan dihutan





Dua hari lalu bahkan saya memberanikan diri untuk pertama kalinya hiking sendirian ke gunung Gaisberg (1265M). Untuk saya yang lama "istirahat" dari kegiatan outdoor ini, penanjakan 700M ke puncak Gaisberg merupakan yg terberat untuk awal hiking Season tahun ini. Ngga heran kalo saya butuh waktu 1 jam lebih lama dari perkiraan untuk sampai ke atas. Saya legaaaa banget dan seperti biasa kepenatan langsung hilang begitu nyampe di puncak. Pemandangan yg indah, cuaca hangat diatas dan ketenangan walau cukup banyak orang baik yg hiking, ber mountain Biking, Paragliding atau sekedar makan & minum di 2 restoran disana. Turunnya saya menggunakan bis kota, utk menghemat tenaga yg memang udah tinggal sedikit hahaha. Lain kali akan hiking kesana naik turun dengan jalan kaki deh..:-). My start was not bad lah..hehehe


bunga Leberbl├╝mchen

bunga Krokus

Highlights hiking dimusim semi buat saya adalah menikmati alam yang baru saja "bangun" dari tidur panjangnya. Melihat bunga2 liar yg mulai menunjukan kecantikannya juga mendengarkan kicauan burung, memberikan kebahagian dan sekaligus energi serta harapan baru buat saya. Mungkin suatu hal yg agak membingungkan karena disaat kita lelah karena jalan berjam-jam tapi selama dan setelah hiking selesai justru kita seperti punya tenaga dan gairah baru .

Sama halnya dengan olahraga jenis lain yg bikin bahagia setelahnya, tapi nilai tambahnya buat saya karena udara segar diluar juga mata yg dibuai dengan indahnya pemandangan, hidung dimanjakan dengan harumnya bunga atau kadang "aroma" yg kurang menyenangkan begitu lewat padang rumput yg lagi di kasih pupuk kandang.­čśá. Telinga kita juga dibuai dengan konser burung2 liar.. Ahh.. pokoknya hampir semua organ perasa kita distimulasi deh, asik kan? ­čśŐ Apalagi biasanya saya duduk di restoran sekedar untuk ngopi, makan kue atau makan siang, tambah nikmat deh..hahaha

view sewaktu hiking ke Gn. Gaisberg, bikin kangen dan bahagia kl liat yg seperti ini..:-)

Mungkin ada temen-temen yg ingin memulai kegiatan outdoor ini, tapi ragu-ragu karena ngga tau harus memulainya bagaimana. Saya coba menuliskan point-point penting yg perlu diperhatikan untuk memulai hiking berdasarkan pengalaman saya sendiri dan juga hasil ngobrol dengan pemandu hiking saya.

#Kondisi kesehatan

Sama seperti olah raga apapun, sebelum memutuskan untuk melalukan satu jenis Sport ada baiknya kita check ke dokter dulu, idealnya ke dokter spesialis untuk Sport, kalo berdasarkan pemeriksaan dokter semua ok, lampu hijau udah ditangan, kita bisa memulai deh. Tapi kalo kita udah aktiv di olah raga lain, misal rutin jalan kaki, berenang, Jogging, dll tentunya kita bisa tau deh apakah kita sehat atau ngga, betul kan? Periksa ke dokter itu cuma optional aja.
Dan selalu dimulai dengan yg light dulu, jangan langsung pertama kali coba hiking dengan penanjakan 1000-2000 M misalnya. Lebih baik memulai dengan yg mudah untuk ngetest kondisi kita, karena kalo terlalu berat, buntutnya akan frustasi dan kapok, ngga mau hiking lagi, karena jauh diluar kemampuan Kita.



view kota Salzburg dari puncak Gn. Gaisberg (1365M)

#Outfit/Perlengkapan

Yang utama tentu aja SEPATU. Bisa minta tolong ahlinya di toko spesial untuk outdoor. Rata-rata mereka bisa memberikan rekomendasi sepatu apa yg kita perlukan, asal kita tau, kita bergerak di "medan" yg mana. Untuk pemula, jenis trekking shoes adalah pilihan yg tepat.
Saya juga termasuk orang yg kalo hiking selalu bawa TONGKAT hiking. Buat saya alat bantu yg tidak bisa dilupakan, baik pada saat mendaki atau turun gunung, sangat membantu mengurangi tenaga yg saya perlukan, selain itu  saya merasa lebih aman kalo hiking dengan tongkat. 
KAOS dan CELANA yg biasanya dipilih yg cepet kering, karena kaos yg basah bisa bikin masuk angin. Sebaiknya juga kalo trekkingnya jauh dan lama, bawa kaos ganti. Jacket juga sebaiknya selalu dibawa, soal jenisnya (ketebelannya), tergantung temperatur pada saat hiking. Disarankan untuk tidak memakai outfit yg terlalu tebel karena akan banyak menguras tenaga kl outift kita too warm.
Berikutnya RANSEL untuk keperluan membawa bekal dll. Bawa bekal juga secukupnya aja, semakin berat ransel, semakin banyak tenaga yg diperlukan. 

Untuk soal outfit ini memang sebaiknya memilih kwalitas yg baik, jangan terlalu pelit untuk investasi disini, karena biasanya harga sesuai dengan kwalitas dan kwalitas yg baik dalam hal ini membuat nyaman perjalanan hiking kita dan kemungkinan besar juga penting untuk keselamatan dan kesehatan selama melalukan kegiatan outdoor ini. Beda dengan outfit yg cuma untuk gaya-gaya an aja.

Salah satu yg menarik saat hiking yg dipandu oleh guide adalah nambahnya informasi terutama ttg tanaman edible juga ttg Flora dan Fauna serta gunung2 yg Kita liat dll. 


#Nunggu apa lagi, let's start!!

Kondisi kesehatan udah ok, perlengkapan juga udah siap, sekarang tinggal pelaksanaannya, ya kan?

Beberapa hal penting yg perlu diingat sebelum berangkat dan selama perjalanan:
*Cuaca: untungnya ramalan cuaca disini lebih sering tepat daripada melesetnya. Pilih dong cuaca yg cerah untuk hiking, ya ngga? siapa yg mau hujan2an dan kemungkinan disamber petir Saat lagi jalan, not fun at all hehehe
*Informasikan ke orang terdekat tujuan hiking kita dan perkiraan jam berapa hiking berakhir. Untuk jaga2 seandainya kita nyasar, atau terluka di jalan, supaya dia bisa mulai mencari/menghubungi kita dan mengorganisasi bantuan seandainya diperlukan.
*Ikuti petunjuk jalan: ini penting banget terutama untuk orang yg agak susah berorientasi seperti saya hahaha, jgn coba2 berinisiativ ambil jalan pintas atau path sendiri deh. Saya udah pernah ngalamin dan kesasar.. duuh deg2an minta ampun kesasar dihutan itu, apalagi kalo jalan sendirian. Ngga pengen deh terulang lagi..
*Jaga lingkungan: disetiap negara ada aturan perlindungan tanaman dan bunga-bunga liar, patuhi aturan yg berlaku, kalo pun ngga tau, jangan bawa pulang oleh2 hiking dengan Benda yg Kita ngga tau apakah ini boleh diambil atau ngga. Cukup bawa kenangan Foto atau pengalaman yg dijamin ngga ada yg bakal komplen. 

Contoh penunjuk jalan hiking di Austria
Kiri: papan penunjuk jalan dengan warna kuning (diseluruh Austria, sama model dan warnanya)
Kanan: didalam hutan hampir tidak ada papan warna kuning, jadi penggantinya pohon yg ditandai dgn merah putih merah, atu Cuma merah aja, sebagai penunjuk jalan. seandainya ngga ada pohon tanda akan digambarkan di batu.


indahnya view yg selalu ditemuin kalo hiking di Austria
menunggu yg sangat menyenangkan, menunggu lelah hilang dengan pemandangan seperti ini bikin ketagihan :-)




buat saya, pose wajib di puncak gunung yg selalu ditandai dengan salib

Tulisan ini sayangnya terselubungi kejadian yg menyedihkan karena akhir maret kemaren pemandu hiking kami mengalami musibah yg sangat tragis. Doa untuk kepulihan mu Inge, semoga kita bisa hking bersama lagi sepertu dulu. Amin.


Salam dari Seekirchen..
Dian